Postingan

Menampilkan postingan dengan label Metrotama Records

Dyah Parwita - MODE

Gambar
Judul Album : Mode Artis : Dyah Parwita Tahun Produksi : 1989 Music Director : Raidy Noor Produser : Eppy Budaya & Arie Satyawan Produksi : Metrotama Records Berangkat sebagai vokalis kelompok fusion jazz EMERALD, DYAH PARWITA kemudian mencoba bersolo karir lewat album MODE yang menampilkan lagu andalan KARENA DIA. Berbeda dengan lagu-lagu yang dinyanyikannya saat bergabung di EMERALD, di album ini Dyah mencoba lebih ngepop dengan dukungan EPPY BUDAYA dan ARIE SATYAWAN yang menulis hampir semua lagu di album ini, plus RAIDY NOOR yang menjadi Music Director. Lagu andalan KARENA DIA tampil cukup catchy dengan beat ceria. Sempat diputar di radio-radio dan menjadi radio hits di beberapa kota, hanya sayangnya tidak berhasil menjadi hits secara nasional. Album ini tidak berhasil di pasaran dan tidak berhasil mengangkat nama Dyah sebagai penyanyi solo. Begitupun saat Dyah terlibat di beberapa proyek album kompilasi, yang sayangnya menjadi 'pelengkap' karena lagu yang dibawakannya ...

Bobby Rere - Bolehkah Aku

Gambar
Judul Album : Bolehkah Aku Artis : Bobby Rere Tahun Produksi : 1989 Music Director : Pance Pondag Produksi : Dinamika Record Distributor : Metrotama Records Meluncurkan album dari seorang penyanyi baru memang membutuhkan strategi tersendiri. Terlebih saat industri musik sedang sangat kondusif, banyak produksi dari masing-masing label sehingga persaingan di pasar juga semakin ketat. BOBBY RERE, penyanyi asal Kendari ini mencoba tampil di industri musik dengan modal yang sebenarnya memadai. Meskipun materi suaranya tidak sangat istimewa, tapi timbre suaranya unik dan bisa mengenakkan lagu, plus tampilan fisiknya tergolong keren untuk ukuran masa itu. Bobby ditangani PANCE PONDAAG sebagai music director sekaligus pencipta lagu BOLEHKAH AKU yang diandalkan menjadi daya jual. Dan agaknya Pance mencoba menyesuaikan dengan karakter suara Bobby, sehingga lagunya kali ini agak berbeda dengan tipikal lagu-lagu yang biasa ditulisnya. Meskipun masih bernuansa pop melankolis, tapi pemilihan melodi ...

Euis Darliah - Kutitipkan Salam Rinduku

Gambar
Judul Album : Kutitipkan Salam Rinduku Artis : Euis Darliah Tahun Produksi : 1996 Produksi : Metrotama Records EUIS DARLIAH mencapai masa kejayaan di era 80an saat album APANYA DONG mengantarkannya menjadi penyanyi terpopuler masa itu. Suaranya yang serak ngerock dan gayanya yang cuek menjadi kekuatan tersendiri. Meskipun lagu-lagu yang dibawakannya tidak selalu ngerock, tapi materi suaranya selalu menjadikan lagu-lagunya mempunyai sentuhan rock yang khas. Sayangnya memasuki era 90an namanya mulai meredup, sampai kemudian dia memutuskan untuk hijrah ke Swedia. Sebelum hijrah, Euis sempat merilis album KUTITIPKAN SALAM RINDUKU hasil garapan DEDDY DORES. Sebagaimana lagu-lagu garapan Deddy saat itu, lagu ini memang bernuansa slow rock ala Deddy yang sangat khas. Dan tentu saja Euis mampu 'melahap' lagu ini dengan penghayatan yang keren, meskipun sebenarnya (entah mengapa) lagu ini seperti tidak pas untuknya. Lagu-lagu ala Deddy akan terdengar pas saat dibawakan oleh penyanyi-peny...

Ninies Dian Ratnasari - Mungkinkah Kasih

Gambar
Judul Album : Mungkinkah Kasih Artis : Ninies Dian Ratnasari Tahun Produksi : 1990 Music Director : Eddy Syam & A. Riyanto Produser : Heryati MA Produksi : KLG Distributor : Metrotama Records Ketika tampil dalam beberapa project album, NINIES DIAN RATNASARI kerap tampil berkolaborasi dengan nama-nama besar seperti BAGOES AA, YOUNKY SOEWARNO atau JAMES F. SUNDAH, dengan membawakan lagu-lagu yang sesuai dengan karakter vokalnya, dan tentu saja ada di jalur pop kreatif. Namanya juga tercatat sebagai anggota KATARA SINGERS bersama ANDRE HEHANUSSA, DEDDY SUMARDI HASSAN dan DEWI GITA. Tapi ketika merilis album solo, entah mengapa Ninies selalu ada di jalur pop melankolis. Setelah ditangani WAHYU OS dan DEDDY DORES dan gagal mencuri perhatian pasar, Ninies kemudian kembali merilis album dengan menggandeng EDDY SYAM dan A. RIYANTO sebagai music director, serta dukungan HERYATI MA sebagai produser sekaligus pencipta lagu andalan. Meskipun tidak sepopuler komposer hitsmaker saat itu, Heryati...

Obbie Messakh - Jangan Kau Curiga

Gambar
Judul Album : Jangan Kau Curiga Artis : Obbie Messakh Tahun Produksi : 1995 Music Director : Wahyu WHL & Eddy Syam Produser : Handoko Kusuma Produksi : Harpa Records Distributor : Metrotama Records Nama OBBIE MESSAKH adalah jaminan album laris di era 80an. Sederet lagu hasil karyanya berhasil mencapai penjualan tinggi, baik yang dinyanyikannya sendiri maupun oleh penyanyi lain. Tapi ibarat perputaran roda, 'kesaktian' Obbie sebagai hitsmaker lama-lama pudar seiring munculnya nama-nama baru dan bergulirnya trend di industri musik. Di era 90an Obbie masih cukup produktif merilis album, hanya saja karena harus kompromi dengan selera pasar maka hitsmaker sekelas Obbie pun akhirnya 'menyerah' saat harus membawakan lagu orang lain sebagai daya jual albumnya. Seperti di album berjudul JANGAN KAU CURIGA hasil karya WAHYU WHL yang saat itu memang sedang berada di puncak karir. Lagu ini sendiri merupakan jawaban dari lagu CURIGA yang sukses dibawakan LOLLA PITALOKA, maka tida...

Poppy Mercury - Hati Siapa Tak Luka

Gambar
Judul Album : Hati Siapa Tak Luka Artis : Poppy Mercury Tahun Produksi : 1995 Music Director : Wahyu WHL Produser : Hadi Sunyoto Produksi : HP Records Distributor : Metrotama Records Karir POPPY YUSFIDAWATY aka POPPY MERCURY di industri musik Indonesia memang tergolong 'diam-diam menghanyutkan'. Sejak album pertamanya TERLALU PAGI, pasar selalu bersahabat dengannya, terbukti dengan berderetnya album laris yang dihasilkannya dan beberapa berhasil beroleh BASF AWARDS dan HDX AWARDS sebagai album terlaris. Sosoknya yang bersahaja dan suaranya yang khas menjadi salah satu daya tarik bagi penggemarnya, disamping tentu saja pemilihan lagu-lagu bernuansa slow rock melayu yang menjadi pilihannya berkarir nyaris tidak ada saingan. Sempat mengubah genre menjadi pop kreatif saat merilis single BETAPA SAYANG AKU PADAMU lalu berlanjut di album BIARKAN KU PERGI dan cukup sukses, nyatanya Poppy kembali ke genre yang membesarkan namanya saat merilis album berikutnya HATI SIAPA TAK LUKA. Lagu a...

Rikardo Batista - Rikardo Batista

Gambar
Judul Album : Rikardo Batista Artis : Rikardo Batista Tahun Produksi : 1990 Music Director : Fariz RM Produser : Fariz RM Produksi : Duta Kreasi Distributor : Metrotama Records Kalau hanya mendengar nama RIKARDO BATISTA, boleh jadi kita akan menganggap ini adalah nama seorang penyanyi yang berasal dari Amerika Latin. Tapi sebenarnya, ini adalah nama yang dipakai oleh duo RICKY JOHANES dan DANDUNG SADEWA sebagai nama groupnya. Meskipun sudah berkarir sejak awal 80an, Ricky saat itu baru saja melejit sebagai komposer setelah menciptakan lagu LIHAT SAJA NANTI dan sukses lewat suara SOPHIA LATJUBA. Sementara Dandung sudah sering wara-wiri di beberapa proyek musik. Sesuai dengan trend saat itu, mereka tidak merilis full album melainkan merilis mini album yang berisi empat buah lagu plus dua lagu extended version. Dan untuk proyek ini mereka berdua masih membutuhkan sentuhan dari tangan dingin arranger handal yang mereka percayakan kepada FARIZ RM. Tidak hanya membantu di sisi musik, Fariz j...

Franky Sahilatua - Perahu Retak

Gambar
Judul Album : Perahu Retak Artis : Franky Sahilatua Tahun Produksi : 1996 Music Director : Toto Tewel Produser : Franky Sahilatua Produksi : Ken Project Distributor : Metrotama Records Pada awal-awal karirnya saat membentuk duo bersama JANE sang adik, FRANKY SAHILATUA dikenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu yang kerap menghasilkan lagu-lagu country folk bernuansa alam dan kehidupan sehari-hari. Lagu-lagu hitsnya semacam MUSIM BUNGA, PERJALANAN, BUS KOTA, KEPADA ANGIN DAN BURUNG-BURUNG, GADIS KEBAYA dan banyak lagi, telah memberi warna dan image yang sangat kuat bagi kiprahnya di industri musik Indonesia. Dalam perjalanan waktu, warna bermusik Franky mulai mengalami pergeseran. Sejak awal Franky memang juga dikenal suka membuat lagu yang menyoal masalah sosial, hanya saja terdengar 'tipis' dan kalah gaungnya jika dibandingkan mereka yang lebih kritis bersuara saat itu semacam IWAN FALS atau DOEL SUMBANG. Di era 90an Franky terlihat mulai lebih kritis memotret masalah-masalah ...

Anjasmara - Ditunangkan

Gambar
Judul Album : Ditunangkan Artis : Anjasmara Tahun Produksi : 1996 Music Director : Wahyu WHL Produser : Erwin Indrawan Produksi : Win Records Distributor : Metrotama Records Popularitas lagu TENDA BIRU milik DESY RATNASARI memang luar biasa. Terjual jutaan copies dan menjadi salah satu album terlaris sepanjang masa, sudah pasti 'menginspirasi' dirilisnya lagu itu dalam berbagai versi. Tidak hanya itu, versi 'jawaban' juga diperlukan untuk menarik perhatian pasar, sebuah trik yang sering terbukti berhasil. Untuk lagu TENDA BIRU versi jawaban ini, tentu harus dipilih penyanyi yang kurang lebih popularitasnya sama dengan Desy. Boleh jadi inilah yang melatarbelakangi didapuknya ANJASMARA sebagai penyanyi lagu jawabannya. Anjas punya latar belakang yang hampir sama dengan Desy, yaitu mengawali karir dari dunia model kemudian merambah ke akting dan baru ke nyanyi. Nama Anjas saat itu sedang berkibar karena sinetron-sinetronnya sedang banyak disukai sehingga pangsa pasarnya ba...

AB Club - Kuingin Bersamamu

Gambar
Judul Album : Kuingin Bersamamu Artis : AB Club Tahun Produksi : 1994 Music Director : Iwang Noorsaid Produser : Jossie Hitijahubessy Produksi : Union Artis Distributor : Metrotama Records Ajang ASIA BAGUS merupakan ajang pencarian bakat nyanyi yang cukup banyak menghasilkan penyanyi-penyanyi beken di Asia di era 90an. Selain mereka-mereka yang berhasil menjadi pemenang, finalis-finalis yang berasal di Indonesia juga cukup sukses meniti karir. Selain bersolo karir, beberapa finalis juga disatukan menjadi group seperti AB THREE, dan juga ANTERO BOYS CLUB atau disingkat AB CLUB. Sama seperti AB THREE, kelompok ini berpersonel 3 orang finalis ASIA BAGUS dari Indonesia, yaitu FEBER MANALU, AGUS dan IYAN. Mereka juga diperkenalkan dalam album ANTERO BAGUS seperti juga AB THREE. Mereka juga kemudian berkesempatan merilis album mereka yang KUINGIN BERSAMAMU. Sayangnya, hoki mereka memang tidak sebagus AB THREE yang langsung melesat ke jajaran depan dan berhasil melampaui masa popularitas yang...

Angel Pfaff - Sungguh

Gambar
Judul Album : Sungguh Artis : Angel Pfaff Tahun Produksi : 1990 Music Director : Oetje F. Tekol Produksi : NUR Records Distributor : Metrotama Records Karir ANGEL PFAFF terhitung stabil di era 80an. Album-albumnya rutin dirilis dan beberapa diantara berhasil meraih penjualan tinggi seperti HARAPAN CINTA atau PERNAHKAH DULU. Salahsatu 'resep' eksistensinya boleh jadi karena Angel mau bereksplorasi untuk menjajal genre yang sedang disukai pasar. Maka tidak heran kalau album-albumnya bervariasi mulai dari pop melankolis, pop kreatif, pop disco, pop jenaka, pop dangdut, bahkan pop rock seperti yang dilakoninya di album SUNGGUH ini. Lewat tangan komposer dan arranger OETJE F. TEKOL, Angel seperti ditantang untuk menaklukkan lagu yang keluar dari zona nyamannya. Dan ternyata Angel bisa. Dengan teknik vokal yang terdengar beda dari yang biasa dilakukannya, di lagu ini Angel terdengar powerful dan 'berkelas'. Sayangnya, lagu bagus dan penampilan keren Angel ini justru tidak di...

Endang S. Taurina - Titip Rindu Buat Ayah

Gambar
Judul Album : Titip Rindu Buat Ayah Artis : Endang S. Taurina Tahun Produksi : 1990 Produser : A. Riyanto Produksi : Nada Utama Records Distributor : Metrotama Records Sosok EBIET G. ADE adalah sumber inspirasi bagi banyak orang. Saat masa kejayaannya dulu, tidak sedikit komposer dan penyanyi yang mencoba mengadaptasi gayanya dalam mencipta lagu dan bernyanyi. Salahsatu penyanyi yang juga mengadaptasi gaya bernyanyinya adalah ENDANG S. TAURINA. Maka tidak heran kalau kemudian Endang mencoba membuat album khusus dengan menyanyikan karya-karya Ebiet, Endang sudah sangat tahu bagaimana harus menyanyikan lagu-lagu itu. Album berjudul TITIP RINDU BUAT AYAH ini menampilkan 6 lagu-lagu hits milik Ebiet plus 4 lagu karya A. RIYANTO. Lagu yang direkam ulang oleh Endang adalah lagu-lagu terbaik yaitu TITIP RINDU BUAT AYAH, SEBERKAS CINTA YANG SIRNA, BERITA KEPADA KAWAN, CAMELIA II, ELEGI ESOK PAGI dan LAGU UNTUK SEBUAH NAMA. Endang cukup berhasil membawakan lagu-lagu ini, tapi sayangnya justru ...

Rockers 90

Gambar
Judul Album : Rockers 90 Artis : Various Tahun Produksi : 1990 Music Director : Teddy Sudjaja Produksi : Sokha Records Distributor : Metrotama Records Akhir era 80an dan awal 90an adalah masa keemasan bagi genre musik Rock di Indonesia. Selain maraknya panggung-panggung musik yang menyajikan musik keras ini, industri rekaman juga semakin bergairah dengan tampilnya banyak rockers yang sukses menghasilkan lagu hits, terlebih di era album-album kompilasi lagu-lagu baru yang menampilkan banyak penyanyi dalam satu album. Seperti album kompilasi berjudul ROCKERS 90 yang menampilkan sederet rocker handal seperti ACHMAD ALBAR, GITO ROLLIES, DEDDY STANZAH, FARID HARJA, EUIS DARLIAH dan ANGGUN C. SASMI. Nama-nama hebat ini dsatukan dalam sebuah album yang memajang nomor-nomor ciptaan komposer kugiran seperti TEDDY SUDJAJA, RUDI GAGOLA, JIMMY MANOPPO dan ITHINX. Terpilih sebagai lagu andalan adalah sebuah lagu berbeat asyik berjudul BIS KOTA yang dinyanyikan ACHMAD ALBAR. Lagu yang menceritakan k...

Meggi Z - Senyum Membawa Luka

Gambar
Judul Album : Senyum Membawa Luka Artis : Meggi Z. Tahun Produksi : 1996 Music Director : Hendro Saky & Husain Audah Produksi : Metrotama Records Puncak karir seorang penyanyi memang bisa hadir kapan saja. Bisa di awal kehadirannya langsung mencuat, bisa menunggu beberapa tahun, bahkan bisa hingga berpuluh-puluh tahun baru berkesempatan menghasilkan album laris. MEGGI Z adalah contoh yang terakhir. Sudah terjun di industri musik sejak era 70an sebagai komposer dan penyanyi, namanya baru sedikit terangkat di pertengahan 80an saat lagunya SAKIT HATI menjadi hits. Sosoknya sebagai komposer juga terangkat saat lagu JERITAN HATI melejit dibawakan MIRNAWATI. Sejak itu karirnya cukup stabil lewat sederet album yang cukup ngehits seperti SAKIT GIGI, GUBUK BAMBU dan lain-lainnya. Tapi puncak karirnya terjadi di tahun 1996 saat merilis album SENYUM MEMBAWA LUKA yang fenomenal itu. Lagu ciptaan FAZAL DATH ini memang sangat cathcy dengan gimmick yang benar-benar nancep, tidak hanya satu gimmi...

Helda Febrina - Puisi Cinta

Gambar
Judul Album : Puisi Cinta Artis : Helda Febrina Tahun Produksi : 1991 Music Director : Ferry Atmadibrata Produksi : Metrotama Records Pada awal kemunculannya di industri musik, HELDA FEBRINA dipromosikan secara gencar oleh labelnya waktu itu EKA RECORDS. Nyatanya album pertamanya SELUSIN SENYUM gagal mengangkat namanya, begitu juga saat Helda terlibat dalam album DUET PLUS milik DODO ZAKARIA yang menghasilkan sederet hits, tetap nama Helda tidak terangkat meskipun dia kebagian berkolaborasi bersama penyanyi-penyanyi kondang. Agaknya Helda masih belum menyerah. Setelah vakum beberapa saat, memasuki era 90an Helda mencoba peruntungan lagi lewat album berjudul PUISI CINTA hasil olahan musisi yang juga sudah lama vakum FERRY ATMADIBRATA. Bedanya, kalau di album pertama dulu ada promosi yang cukup gencar, di albumnya kali ini hal itu tidak terjadi. Album ini seperti dibiarkan saja meluncur di pasaran, dan hasilnya sudah bisa ditebak. Saat album dengan promosi memadai saja tidak berhasil di ...

Franky Sahilatua - Kemarin

Gambar
Judul Album : Kemarin Artis : Franky Sahilatua Tahun Produksi : 1993 Music Director : Ian Antono Produser : Franky Sahilatua Produksi : Ken Project Distributor : Metrotama Records Pada awalnya nama FRANKY SAHILATUA seperti identik dengan sang adik JANE SAHILATUA. Tidak heran, sejak tahun 1975 mereka sudah berduet dan menghasilkan banyak album hits. Kalaupun Franky ataupun Jane sempat merilis album solo, nama mereka tetap kokoh sebagai duo yang tak tertandingi di genre country folk. Nyatanya, memasuki era 90an, Franky mulai 'membuka diri' untuk berkolaborasi dengan penyanyi dan musisi lain, antara lain di lagu TERMINAL yang mempertemukannya dengan IWAN FALS dan IAN ANTONO. Kolaborasi ini sukses di pasaran, dan Franky kemudian menggamit IAN ANTONO untuk menggarap album solonya yang berjudul KEMARIN. Terlihat ada perubahan musikalitas karena campur tangan Ian, ada warna rock dan nuansa beda dari image country folk yang selama ini lekat dengannya. Franky juga menggandeng EDDY KEMPU...

Tito Soemarsono - Album Special

Gambar
Judul Album : Album Special Penyanyi : Tito Soemarsono Music Director : Tito Soemarsono Tahun Produksi : 1998 Produser : Hadi Soenyoto Produksi : HP Records Distributor : Metrotama Records TITO SOEMARSONO mengalami masa keemasan karirnya di era 80an sampai pertengahan 90an. Sebagai musisi dan komposer, namanya nyaris selalu menghiasi credit title album-album penyanyi yang dirilis di masa itu. Sederet lagu yang diciptakannya mampu mengangkat banyak nama besar seperti CHRISYE atau RUTH SAHANAYA. Sebagai vokalis Tito juga sanggup mencetak album-album laris. Tapi di era setelahnya, nama Tito perlahan tenggelam, meskipun sebenarnya dia masih tetap menghasilkan karya. Salahsatu karya Tito yang nyaris tidak terdengar adalah album terbitan 1998 berjudul ALBUM SPECIAL. Album ini spesial karena membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menggarapnya. Dibantu oleh nama-nama seperti MUS MUJIONO, EDDY KEMPUT, UCE HARYONO, CECEP AS, DODY SUKAMAN dan YANI LIBELS, Tito mencoba bersaing di pasar musi...

Farid Harja - SOS

Gambar
Judul Album : SOS Penyanyi : Farid Harja Music Director : Farid Harja Tahun Produksi : 1989 Produksi : Metrotama Records Boleh jadi kita mengenal IWA K sebagai pionir musik rap di Indonesia. Bisa dibenarkan karena gara-gara Iwa-lah musik rap kemudian menjamur dan bisa menjadi alternatif genre yang banyak disukai. Tapi sebenarnya sebelum Iwa tampil, FARID HARJA lebih duluan merilis album di genre ini. Lewat album SOS, Farid dengan bangga menuliskan kata RAP di bawah namanya pada cover album. Meskipun memang racikan musiknya tidak semodern Iwa, tapi upaya Farid untuk tetap eksis dengan mencoba berbagai macam genre patut diacungi jempol. Lewat lagu-lagu di album ini Farid seperti sedang memotret fenomena yang terjadi saat itu. Jadi tidak heran ada lagu berjudul AIDS yang diartikan Farid (dan kemudian populer) sebagai AKIBAT INTIM DENGAN SEJENIS. Lagu andalan di album ini tentu saja SOS yang sempat menjadi radio hits. Farid juga tidak lupa menyertakan hits abadinya KARMILA di album ini. ...