Postingan

Menampilkan postingan dengan label Deddy Dores

Special Duet 91 - Getar-Getar Asmara

Gambar
Judul Album : Getar-Getar Asmara Artis : Various Tahun Produksi : 1991 Music Director : Rico Manansang & Dandung Sadewa Produser : Judhi Kristiantho Produksi : JK Records Terobosan memang diperlukan untuk eksistensi. Begitupun dengan JK RECORDS, label yang merajai industri musik Indonesia era 80an dengan genre pop melankolisnya itu. Ketika pop melankolis mulai kehilangan kesaktiannya, JK berusaha melakukan terobosan-terobosan, antara lain dengan mengulik berbagai genre di luar pop melankolis, termasuk juga pop kreatif yang berbeda 'kubu' pada masa kejayaan JK. Di genre pop kreatif ini JK mencoba menghadirkan nama-nama baru, salah satunya adalah DENNY PRIYATNA yang saat itu sedang populer sebagai Cover Boy dan model iklan. Dalam album yang berjudul SPESIAL DUET 91 ini Denny dipasang sebagai daya jual, terlihat dari namanya yang ditulis besar-besar, padahal sesuai dengan judul albumnya Denny tidak bernyanyi sendirian melainkan berduet dengan penyanyi baru bernama EVA SUMUAL. ...

Deddy Dores - Kau Dihatiku

Gambar
Judul Album : Kau Dihatiku Artis : Deddy Dores Tahun Produksi : 1982 Music Director : Johannes Purba & Deddy Dores Produksi : Insan Records Distributor : Asia Records Pada awal karirnya DEDDY DORES banyak terjun di genre rock, antara lain dengan bergabung bersama kelompok GOD BLESS, FREEDOM OF RHAPSHODIA dan SUPER KID. Namun hingar bingar musik Rock ternyata tidak mampu membuat karirnya melesat ke jajaran depan. Namanya justru mencuat setelah banting setir ke jalur pop, terutama saat berduet dengan istrinya saat itu LILIAN ANGELA dan sukses besar lewat album KASIHKU. Sejak itulah namanya menjadi besar di jalur pop meskipun memang tidak semua album-albumnya di genre pop berhasil mencuri perhatian. Album KAU DIHATIKU adalah salah satu contoh album yang ditanggapi biasa saja di pasaran. Mengandalkan lagu manis ciptaan CHACKEN M, Deddy seperti sedang berkompromi dengan pasar yang saat itu sedang menyukai genre pop melankolis. Sayangnya kompromi itu tidak berhasil membawa album ini menc...

Deddy Dores - Semakin Rindu

Gambar
Judul Album : Semakin Rindu Artis : Deddy Dores Tahun Produksi : 1998 Music Director : Deddy Dores Produser : Deddy Dores Produksi : DCU Records Tidak bisa dipungkiri, era 90an adalah eranya DEDDY DORES di genre slow rock. Pasca suksesnya NIKE ARDILLA membawakan lagu-lagu ciptaannya, namanya pun ikut meroket sebagai pencipta lagu spesialis slow rock dan melejitkan banyak penyanyi. Tidak hanya tampil sebagai pencipta, Deddy juga cukup berhasil sebagai penyanyi lewat sederet lagu-lagu hits yang diluncurkannya. Menjelang akhir era 90an saat genre slow rock mulai surut, Deddy masih terus produktif merilis album. Salah satunya adalah album berjudul SEMAKIN RINDU yang dirilis tahun 1998. Album ini mengedepankan satu lagu baru sebagai andalan berjudul SEMAKIN RINDU yang masih tidak beranjak dari ciri khas lagu-lagu Deddy. Lagu-lagu lainnya adalah lagu-lagu yang pernah hits dibawakan oleh penyanyi-penyanyi orbitan Deddy seperti SEBERKAS SINAR, BAGAI LILIN KECIL, HATI YANG KECEWA, CINTAKU TAKKA...

The Best Composition 2nd ASEAN Pop Song Festival

Gambar
Judul Album : The Best Composition 2nd ASEAN Pop Song Festival Artis : Various Tahun Produksi : 1982 Produksi : Puspita Records Di era 80an banyak diadakan ajang Lomba Cipta Lagu baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu yang rutin diadakan adalah ASEAN POP SONG FESTIVAL (APSF) yang merupakan Festival Lagu Pop negara-negara ASEAN yang pada waktu itu masih beranggotakan 5 negara yaitu INDONESIA, MALAYSIA, SINGAPORE, THAILAND dan PHILIPINA. Masing-masing negara mengirimkan 2 lagu, yaitu 1 lagu baru yang dilombakan dalam ajang cipta lagu, dan 1 lagu terpopuler yang mendapatkan angka penjualan tinggi dari masing-masing negara. Pada penyelenggaraan APSF ke dua tahun 1982, Indonesia mengirimkan 2 lagu yaitu DIRIMU SATU ciptaan TARIDA HUTAURUK yang sebelumnya menjadi salah satu pemenang dalam FESTIVAL LAGU POPULER INDONESIA 1981, sebagai lagu yang dipertandingkan secara komposisinya. Sementara 1 lagu lagi adalah lagu rekaman terpopuler pada masa itu yang diraih oleh ANDI MERIE...

Gito Rollies & Achmad Albar - Kartika

Gambar
Judul Album : Kartika Artis : Gito Rollies & Achmad Albar Tahun Produksi : 1990 Produser : Handoko Kusuma Produksi : Harpa Records Distributor : Atlantic Records Kolaborasi antar penyanyi hebat sempat menjadi trend di akhir 80an sampai awal 90an. Tidak seperti di era sebelumnya saat kolaborasi dilakukan dengan 'serius' dengan membentuk group dan biasanya mengusung konsep tertentu, di era ini kolaborasi dilakukan hanya untuk proyek rekaman. Tidak heran pada saat yang nyaris bersamaan, seorang penyanyi bisa merilis lagu dalam bentuk kolaborasi (duo, trio atau rame-rame) dengan banyak penyanyi lain, tergantung project yang disodorkan produser. GITO ROLLIES dan ACHMAD ALBAR terhitung penyanyi yang juga punya banyak project dengan penyanyi lain saat itu. Tapi keduanya memang kerap disandingkan dan terhitung sukses menarik minat penikmat musik, termasuk saat album KARTIKA ini dirilis di pasaran. Materi lagunya sebenarnya terhitung biasa saja, hanya saja karena intepretasi yang ke...

Hits Superstars 89

Gambar
Judul Album : Hits Superstars 89 Artis : Various Tahun Produksi : 1989 Produser : Judhi Kristiantho Produksi : JK Records Album-album kompilasi yang menampilkan banyak penyanyi kondang dengan lagu-lagu baru sempat menjadi trend di akhir 80an, pemicunya adalah sukses besar album 12 BINTANG IDOLA yang melejitkan SEMUA JADI SATU dari MALYDA & 2D. Sejak itu bermunculanlah album-album serupa dalam berbagai genre, termasuk genre pop melankolis. JK RECORDS, label terbesar di genre ini rupanya tidak mau ketinggalan. Sederet album kompilasi lagu-lagu baru diluncurkan label ini, salahsatunya adalah album berjudul HITS SUPERSTARS 89 yang menampilkan penyanyi-penyanyi JK Records yaitu DIAN PIESESHA, MERIAM BELLINA, RIA ANGELINA, HEIDY DIANA, LYDIA NATALIA, HELEN SPARINGGA, OBBIE MESSAKH, DEDDY DORES, WAHYU OS dan RICHIE RICARDO, plus satu penyanyi besar yang diunggulkan menjadi andalan album, BROERY PESULIMA. Nama besar Broery rupanya menarik perhatian JK untuk menjadikannya ujung tombak album...

Rockers 90

Gambar
Judul Album : Rockers 90 Artis : Various Tahun Produksi : 1990 Music Director : Teddy Sudjaja Produksi : Sokha Records Distributor : Metrotama Records Akhir era 80an dan awal 90an adalah masa keemasan bagi genre musik Rock di Indonesia. Selain maraknya panggung-panggung musik yang menyajikan musik keras ini, industri rekaman juga semakin bergairah dengan tampilnya banyak rockers yang sukses menghasilkan lagu hits, terlebih di era album-album kompilasi lagu-lagu baru yang menampilkan banyak penyanyi dalam satu album. Seperti album kompilasi berjudul ROCKERS 90 yang menampilkan sederet rocker handal seperti ACHMAD ALBAR, GITO ROLLIES, DEDDY STANZAH, FARID HARJA, EUIS DARLIAH dan ANGGUN C. SASMI. Nama-nama hebat ini dsatukan dalam sebuah album yang memajang nomor-nomor ciptaan komposer kugiran seperti TEDDY SUDJAJA, RUDI GAGOLA, JIMMY MANOPPO dan ITHINX. Terpilih sebagai lagu andalan adalah sebuah lagu berbeat asyik berjudul BIS KOTA yang dinyanyikan ACHMAD ALBAR. Lagu yang menceritakan k...

Rano Karno - Cintaku Tergusur

Gambar
Judul Album : Cintaku Tergusur Artis : Rano Karno Tahun Produksi : 1992 Music Director : Denny Sammi Produksi : Virgo Ramayana Records Demam Pop Dangdut dan Disko Dangdut di awal era 90an memang luar biasa. Genre ini seperti menjadi 'pelarian' penyanyi-penyanyi pop yang lahannya 'diobrak-abrik'. Banyak penyanyi pop melankolis saat itu berlomba-lomba merilis album atau single di genre ini dan banyak juga yang menuai sukses. Salahsatu penyanyi pop yang ikut meramaikan genre ini adalah RANO KARNO. Lewat penampilan solo ataupun berduet bersama RIA IRAWAN, Rano berhasil mencetak lagu-lagu hits meskipun intepretasinya sangat tidak dangdut. Mungkin memang disinilah selling point genre ini, lagu ngedangdut dengan aransemen dangdut nanggung plus suara ngepop. Salahsatu lagu yang berhasil menjadi hits dari RANO adalah lagu berjudul CINTAKU TERGUSUR. Materi lagunya sangat ngedangdut, mungkin akan beda jika dibawakan oleh penyanyi dangdut beneran. Tapi karena diniatkan untuk menjad...

Helen Sparingga - Semerah Duka Dihati

Gambar
Judul Album : Semerah Duka Dihati Artis : Helen Sparingga Tahun Produksi : 1986 Music Director : Maxie Mamiri Produser : Judhi Kristiantho Produksi : JK Records Distributor : Irama Asia JK RECORDS memang terbukti 'kesaktiannya' dalam menghadirkan penyanyi yang menghasilkan album-album laris. Uniknya, JK lebih banyak merekrut penyanyi yang sebenarnya sudah punya album rekaman di label lain tapi belum berhasil menanjak, dan begitu ditangani JK langsung melesat namanya. Sebut saja DIAN PIESESHA, HEIDY DIANA, LYDIA NATALIA, ANNIE IBON, MARINA ELSERA, dan tentu saja HELEN SPARINGGA. Helen sebelumnya sudah merilis beberapa album tapi belum beruntung, albumnya kandas di pasaran. JK Records kemudian merekrut Helen, dan album BIRUNYA CINTAKU yang menjadi debut Helen di JK langsung melesat menjadi hits besar dan albumnya laris manis di pasaran. Mencoba mengulang sukses, album kedua Helen di JK kemudian dirilis setahun berselang dari album pertama, dengan judul SEMERAH DUKA DI HATI. Di al...

Deddy Dores - Alone Again

Gambar
Judul Album : Alone Again Artis : Deddy Dores Tahun Produksi : 1986 Music Director : Deddy Dores Produksi : Varia Nada Utama Records Merekam ulang lagu hits ke dalam versi bahasa Inggris memang bukan hal baru di industri musik Indonesia, meskipun kebanyakan hasilnya tidak seperti yang diharapkan alias 'maksa'. Boleh jadi karena memaksakan lirik lagu yang harus sama arti, atau struktur melodi yang tidak pas ketika dinyanyikan dengan lirik berbahasa Inggris, belum lagi kapasitas penyanyi yang sebetulnya membutuhkan vocal director untuk kesempurnaan pronounciation. Tapi nampaknya pasar kadang-kadang tidak mempedulikan hal-hal seperti ini, karena tidak sedikit juga lagu-lagu adaptasi yang tampil ala kadarnya tapi cukup berhasil di pasaran. Salahsatu penyanyi yang mencoba mengadaptasi lagu hitsnya adalah DEDDY DORES yang menyulap lagu HANYA KAU DIHATIKU menjadi ALONE AGAIN. Deddy memang tidak memaksakan lirik lagu berbahasa Inggrisnya harus 'terjemahan' dari lirik asli bahas...

Musica Top Hits

Gambar
Judul Album : Musica Top Hits Penyanyi : Various Artists Tahun Produksi : 1977 Produksi : Musica Studio’s Sebagai salahsatu label yang menaungi banyak penyanyi papan atas di paruh akhir 70an, Musica Studio’s memang sering menghasilkan album laris. Kondisi seperti ini memungkinkan dirilisnya lagu-lagu hits dari album laris itu ke dalam sebuah album kompilasi, yang sudah tentu akan kembali menarik minat pasar untuk membelinya. Album MUSICA TOP HITS memang benar-benar TOP HITS karena menghadirkan sederet hits dari sederet penyanyi ngetop saat itu seperti BROERY PESOLIMA, GRACE SIMON, HETTY KOES ENDANG, EMILIA CONTESSA, ANDI MERIEM MATTALATTA, RAFIKA DURI, THE ROLLIES dan DEDDY DORES. Hasilnya bisa ditebak, album kompilasi ini tergolong laris manis saat itu, sehingga kemudian membuat Musica merilis beberapa album sequelnya. Track List 1. SELAMAT TINGGAL Yoel Crizal Rafika Duri 2. LEMBAH BIRU A. Riyanto Andi Meriem Mattalatta 3. KARMILA Idris Sardi Grace Simon 4. SUZY A. Riyanto Broery Peso...

Gito Rollies - Hari Dansa

Gambar
Judul Album : Hari Dansa Penyanyi : Gito Rollies Tahun Produksi : 1990 Produser : Handoko Kusuma Produksi : Harpa Records Distributor : Bursa Music Nama GITO ROLLIES memang identik dengan jenis musik rock. Kiprahnya di musik ini memang terentang jauh dari awal karirnya sehingga imagenya lekat dengan genre ini, padahal tidak selalu Gito tampil membawakan musik ini. Memasuki era 90an nampaknya Gito sedang asyik di genre pop disko. Setelah sukses dengan soundtrack film VALENTINE yang ngedisko itu, Gito kemudian merilis beberapa single album di genre ini dan mendapat sambutan bagus. Single album HARI DANSA adalah salahsatu album Gito di genre ini. Mengandalkan lagu karya ADI ADRIAN & ANDY JULIAS, Gito mencoba menarik perhatian pasar. Hanya sayangnya, dibandingkan album disko Gito yang lain seperti NONA, album ini terhitung tidak berhasil. Boleh jadi karena materi lagunya memang yang tidak begitu ‘nendang’, atau karena promosi yang kurang. Uniknya, meskipun album ini berjudul HARI D...

Nicky Astria - Bias Sinar

Gambar
Judul Album : Bias Sinar Penyanyi : Nicky Astria Music Director : Youngky Soewarno & Eet Syahranie Tahun Produksi : 1990 Produser : Handoko Kusuma Produksi : Harpa Records Distributor : Bursa Music Sejak namanya mencuat menjadi lady rocker, nama NICKY ASTRIA memang tidak bisa dilepaskan dari sosok IAN ANTONO sebagai penata musik. Bisa dimengerti, karena keduanya sudah seperti dua sisi mata uang yang saling berkaitan. Tidak heran jika banyak yang menyangsikan apakah Nicky bisa ‘jalan’ tanpa Ian. Dugaan itu rupanya akhirnya terjawab. Ketika tampil di ajang Festival Lagu Populer Indonesia tahun 1987, Nicky membawakan lagu PIJAR dan ternyata lagu itu bisa menjadi hits, padahal lagu itu diaransemen oleh YOUNKY SOEWARNO yang lebih dikenal sebagai arranger pop. Tapi meskipun lagu itu sukses, orang masih tetap mengaitkan nama Nicky dengan Ian, mungkin karena lagu itu dianggap bukan proyek khusus Nicky, melainkan proyek festival. Nicky baru benar-benar membuktikan bahwa anggapan itu salah k...

Deddy Dores & Mayank Sari - Jangan Pisahkan

Gambar
--> Judul Album : Jangan Pisahkan Penyanyi : Deddy Dores & Mayangsari Tahun Produksi : 1991 Produksi : Keyboard Records Distributor : Blackboard Indonesia Nama MAYANGSARI berhasil melesat setelah album keduanya SELAMAT MALAM CINTA laris manis di pasaran. Jalur slow rock yang dijalaninya saat itu memang sedang naik daun, sehingga kehadirannya dengan mudah diterima pasar. Setelah album laris itu, Mayang beberapa kali merilis single album namun belum bisa menyamai sukses Selamat Malam Cinta. Hal inilah yang mungkin mendasari dirilisnya album JANGAN PISAHKAN ini. Di album ini Mayang dipasangkan dengan raja genre slow rock era 90an, DEDDY DORES. Kolaborasi dadakan ini ternyata berhasil mencuri perhatian. Lagu JANGAN PISAHKAN berhasil melejit menjadi hits besar, bukan hanya di Indonesia melainkan juga di Malaysia dan Singapura. Boleh jadi karena lagu ini memang berwarna slow rock melayu. Tidak heran, setelah ini Mayang kemudian sempat terjun di genre slow rock melayu. Album ini se...