Postingan

Menampilkan postingan dengan label Titiek Sandhora

Titiek Sandhora - Kripik Apa Mendoan

Gambar
Judul Album : Kripik Apa Mendoan Artis : Titiek Sandhora Tahun Produksi : 1991 Music Director : Manthous & Is Haryanto Produser : Handy Wijaya Produksi : Hemagita Records Distributor : Musica Studio's Sukses besar NUR AFNI OCTAVIA lewat album pop jawa GETHUK rupanya menghadirkan trend baru di industri musik Indonesia. Lagu-lagu pop jawa kemudian dilirik oleh beberapa penyanyi, salah satunya adalah TITIEK SANDHORA. Album pop jawa KRIPIK APA MENDOAN pun diluncurkan Titiek dengan dukungan MANTHOUS dan IS HARYANTO sebagai penata musik. Yang unik dari album ini adalah, biasanya lagu pop jawa lebih mengarah pada bahasa jawa ala Solo, Yogyakarta atau Surabaya. Tapi di lagu KRIPIK APA MENDOAN ini, Manthous sebagai pencipta lagunya justru menyajikan bahasa jawa ala Banyumasan. Bahasa 'ngapak' ini biasanya akan menjadi lagu yang mengundang tawa bila dinyanyikan sesuai dengan 'kengapakannya'. Tapi di lagu ini, melodi yang ditulis Manthous plus intepretasi Titiek yang tepat...

Titik Sandhora - Pop Dankdut

Gambar
Judul Album : Pop Dankdut Artis : Titik Sandhora Tahun Produksi : 1989 Music Director : Bartje Van Houten Produksi : Purnama Records Distributor : Blackboard Demam genre pop dangdut melanda industri musik Indonesia di akhir 80an. Jenis musik yang awalnya identik dengan irama yang mengundang goyang dengan hentakan gendang dan alunan suling ini mendadak berubah menjadi 'kalem' karena transformasinya dengan musik pop. Bebunyian gendang masih terdengar meskipun muncul dari perangkat elektronik. Penyanyi-penyanyi pop pun ramai terjun ke genre ini, salah satunya adalah TITIK SANDHORA. Dibandingkan penyanyi lain yang muncul dengan lagu-lagu baru bernuansa pop dangdut, Titik tampil dengan lagu-lagu melayu dangdut klasik yang diaransemen ala pop dangdut. Maka lagu-lagu semacam MUSTIKA, RATAPAN ANAK TIRI, SEMALAM DI MALAYSIA, BONEKA DARI INDIA, CINTA HAMPA, KEAGUNGAN TUHAN atau KE BINA RIA ditampilkan Titik dengan bersahaja. Tanpa perlu mengumbar cengkok dangdut atau melayu seperti bila ...

Sandro Tobing & Maya Rumantir - Aisyah

Gambar
Judul Album : Aisyah Penyanyi : Sandro Tobing & Maya Rumantir Tahun Produksi : 1983 Produksi : Purnama Records Format duo dalam industri musik Indonesia memang tidak sebanyak format solo atau band. Dan dari yang sedikit itupun, hanya beberapa saja yang benar-benar membentuk duo. Lebih banyak yang terjadi adalah duo ‘dadakan’ alias kolaborasi temporer yang hanya dilakukan dalam satu proyek rekaman saja. Label yang sering memproduksi album semacam ini di era 80an adalah PURNAMA RECORDS. Beberapa kali mereka memproduksi album dengan label PARADE ARTIS DUET dan seringkali menggabungkan beberapa penyanyi yang ‘tidak terduga’ seperti kolaborasi FARIZ RM & ARIE KOESMIRAN, atau malah berhasil melahirkan duo yang lumayan eksis seperti duo ALEX KEMBAR & HERLIN WIDHASWARA. Di album PARADE ARTIS DUET dengan bandrol AISYAH ini, Purnama Records mencoba mengkolaborasikan dua nama yang sedang menjadi most wanted saat itu yaitu SANDRO TOBING & MAYA RUMANTIR. Mereka menyany...

Arie Koesmiran - Sugar is Sweet

Gambar
Judul Album : Sugar is Sweet Penyanyi : Arie Koesmiran Music Director : De Meicy Tahun Produksi : 1978 Produser : Eugene Timothy Produksi : Remaco ‘Menjual’ nama penyanyi yang sedang ngetop untuk sebuah album kompilasi yang berisi banyak penyanyi memang bukan hal baru di industri musik Indonesia. Secara bisnis, penyanyi yang sedang ngetop memang punya daya jual yang tinggi, dan diharapkan akan mengatrol penjualan album. Itu juga barangkali alasan REMACO hanya memajang foto dan nama ARIE KOESMIRAN dalam album berjudul SUGAR IS SWEET ini. Saat itu nama Arie memang sedang ada di puncak, padahal album ini berisi banyak penyanyi seperti TITIEK SANDHORA, IS HARYANTO, ADE MANUHUTU, MELKY GOESLAW, KOES BERSAUDARA, KRIS BIANTORO, KEMBAR GROUP, THE CRABS, PATTIE SISTERS dan CHRISTINE S. Yang menjadi andalan di album ini memang lagu yang dibawakan Arie berjudul LILIN LILIN KECIL. Tidak salah, lagu ini adalah lagu superhits milik CHRISYE ciptaan JAMES F. SUNDAH. Dan versi Arie sendiri hanya satu c...

Aneka Dangdut Vol.1

Gambar
Judul Album : Aneka Dangdut Vol. 1 Penyanyi : Various Artists Tahun Produksi : 1975 Produser : Eugene Timothy Produksi : Remaco Sekilas memandang cover album ini, orang akan menyangka ini adalah album daru duet TITIEK SANDHORA dan MUCHSIN ALATAS. Tapi sebenarnya album ini adalah album kompilasi lagu-lagu dangdut yang ngehits di pertengahan 70an. Dan lucunya (ironis malah), di album ini malah tidak ada satupun lagu yang dinyanyikan oleh duet kondang itu. Yang ada Titiek Sandhora menyanyikan lagu KEAGUNGAN TUHAN secara solo, dan Muchsin malah berduet dengan ELVY SUKAESIH dalam lagu ISTRI SETIA. Sebagai album kompilasi, album ini terhitung komplit menghadirkan lagu-lagu dangdut ngetop dari banyak penyanyi. Selain Titiek, Muchsin dan Elvy, ada juga LATIF M, NANANG QOSIM, ELLYA KHADAM, IDA LAELA dan tentu saja OMA IRAMA (belum menjadi RHOMA IRAMA). Musik dangdut di album ini juga masih ‘murni’, belum berkolaborasi dengan musik-musik modern seperti yang terjadi sekarang. Overall, album ini k...

Iin Parlina, Titiek Sandhora, Nur Afni Octavia - Antara Ada dan Tiada

Gambar
Judul Album : Antara Ada dan Tiada Penyanyi : Iin Parlina, Titiek Sandhora, Nur Afni Octavia Tahun Produksi : 1989 Produser : Handy Wijaya Produksi : Hemagita Records Sebagai penyanyi solo, IIN PARLINA, TITIEK SANDHORA dan NUR AFNI OCTAVIA sudah terbukti kekuatannya. Lalu bagaimana bila ketiganya digabungkan ? sebuah kolaborasi yang unik. Masing-masing punya karakter yang kuat, tapi ketika disatukan ternyata hasilnya balance, tidak ada yang menonjolkan diri. Suara mereka lebur layaknya sebuah kelompok vokal. Sesuai dengan umur mereka dan range pendengar yang mereka sasar, maka lagu-lagu yang mereka tampilkan adalah lagu-lagu lama yang diaransemen ulang. Terpilih menjadi lagu andalan adalah sebuah lagu bagus berjudul ANTARA ADA DAN TIADA ciptaan TITIEK HAMZAH yang pernah menjadi hits ketika dirilis PRETTY SISTERS. Lagu dengan makna yang dalam ini konon diciptakan Titiek Hamzah terinspirasi oleh curhatan TITI DJ. Saat itu, Titi yang akan berulangtahun ke 17 curhat kepada Titiek, mencerit...